Apa Itu Nubuat ?
(Sumber: SarapanPagi Biblika)
Nubuat! kata ini tentu tidak asing bagi setiap orang ber-agama yang percaya kepada nabi dan meyakini akan adanya tuhan pencipta langit bumi serta segala isinya. Terutama akan adanya kehidupan lain setelah kehidupan di dunia masa kini, yang di dalamnya ada dua macam yaitu kerajaan sorga dan neraka.
Nubuat sendiri secara harafia berarti pesan atau Wahyu yang diturunkan Tuhan Allah kepada Nabi untuk disampaikan kepada umat manusia. Nabi secara awam adalah orang yang dipilih Tuhan Allah sang pencipta sebagai sarana-Nya untuk menyampaikan pesan supaya diketahui umat manusia, mengingatkan agar umat manusia lebih berhati-hati, menyampaikan peringatan atau teguran apabila umat manusia melakukan atau berbuah sesuatu yang tidak seharusnya mereka lakukan dan perbuat, larangan agar umat manusia tidak melakukan hal-hal tertentu, dan perintah yang harus dilakukan oleh umat manusia.
Dalam Agama Islam, kristen protestan dan katolik, Nabi dan Nubuat adalah dua unsur yang sangat diyakini dan dipercaya serta mempengaruhi keimanan mereka. Nabi dipercayai sebagai utusan Tuhan, dan apa disampaikannya untuk ditaati, dilaksanakan, dijauhi dan apa yang akan terjadi di masa mendatang diyakini sebagai Wahyu dari Allah. Secara khusus dalam agama kristen protestan, Nabi menempati salah satu dari Tiga Jabatan utama dalam dunia
Teologi: Raja imam dan Nabi. para nabi umumnya memiliki peran ganda yaitu men-nyatakan keadilah dan murka Allah, serta keselamatan, anugrah, dan Restorasi yang dijanjikan Allah bagi umat manusia melalui Mesias Nabi Amos dalam pasar 3 secara tegas menyatakan: Sungguh, tuhan allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya para nabi" (Amos 3:7). Kitab bilangan 23:19. Menegaskan Allah bukanlah manusia sehingga Ia berdusta, bukan anak manusia sehingga ia menyesal masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menempatinya? Nabi Yesaya juga Yesaya 46: 9-10. 46:9 menyatakan "ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purba kala bahwasanya aku lah Allah dan tidak ada yang lain, akulah Allah dan tidak ada yang seperti aku, yang memberitahukan dari mulainya hal yang kemudian dan dari zaman purba kala apa yang belum di terlaksana, yang berkata: keputusan-ku akan sampai, dan segala kehendak- ku akan kulaksanakan" yesaya 48:3,5. 48.3 firman Tuhan hal-hal yang terjadi di masa yang lampau telah ku beritahukan dari sejak dahulu, aku telah mengucapkannyadan telah menyebarkannya. Kemudian dengan sekonnyong konyong aku melaksanakannya juga dan semuanya itu sudah menjadi kenyataan 48:5 maka aku memberitahukannya kepadamu dari sejak dahulu; sebelum hal itu menjadi kenyataan, aku mengabarkannya kepadamu, supaya jangan engkau berkata: Berhalaku yang melakukannya, patung pahatanku dan patung tuanganku yang memerintahkannya". sedangkan Nubuat dalam perspektif kepercayaan umat Nasrani adalah pesan Tuhan yang dapat dipercayai dan karenanya menjadi landasan iman mereka. Menurut kitab suci, Nubuat adalah salah satu dari karunia Roh kudus (lihat 1 korintus 12:10) yang digunakan untuk membangun umat Allah. Dalam 1 kurintus 14, Rasul Paulus tidak membatasi Nubuat pada pengetahuan akan hal-hal yang akan datang, tetapi termasuk juga dorongan- dorongan Ilahi tentang sesuatu yang rahasia atau misteri yang sedang terjadi saat ini maupun saat nanti. Olehnya rasul Paulus dalam suratnya yang pertama kepada jemaat di Korintus menyarankan "Usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat" (1 korintus 14:1) Jadi "NABI" adalah "Jabatan" yang diberikan Allah kepada seseorang yang dipercaya untuk melakukan kehendak Allah dan "NUBUAT" adalah "Pesan" yang dipercayakan Allah kepada seorang Nabi untuk disampaikan kepada umat manusia. ada juga Nubuat-Nubuat palsu yang disebut Ramalan. Nubuat tidak sama dengan ramalan. perbedaannya, Nubuat tidak pernah menipu, tetapi ramalan bisa menipu. semua orang bisa meramalkan apa yang akan terjadi ke depan berdasarkan tafsir kondisi kekinian, tetapi tidak semua orang bisa bernubuat.
Nubuat walaupun dinubuatkan oleh orang yang berbeda di zaman yang berbeda tetapi tidak pernah bertentangan, melainkan saling meneguhkukan dan melengkapi. Sedangkan Ramalan bisa bertentangan, walaupun diramalkan dalam waktu yang sama berdasarkan tafsiran fenomena yang sama. Usia ramalan Berumur jagung, sedangkan Nubuat bisa berabad-abad bahkan bisa beribu-ribu tahun lamanya melampaui batas-batas generasi dan zaman. Artinya Nubuat mengandung nilai-nilai kekekalan sedangkan ramalan bersifat situasional dan tem-porer.
Alkitab sebagai buku kehidupan umat Nasrani jika dilihat dari konteks Nubuat, berisi Tiga bagian secara garis besa. Pertama, setelah manusia jatuh dalam Dosa di Taman Eden, Tuhan Allah menu buatkan akan memberikan Yesus Kristus sebagai anak perdamaian untuk menebus Dosa Manusia agar setiap orang yang menerima, percaya dan mengakui Yesus Kristus sebagai satu-satunya Jalan, kebenaran dan hidup yang kekal tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.
Rencana Allah atau Nubuat tentang Kelahiran Yesus Kristus ini ditegaskan Allah kepada Lucifer yang menyerupai Ular di taman Eden pasca Adam dan Hawa berhasil di tipunya (kejadian 3:15), dan terus menerus disampaikan oleh para Nabi yang dipilih Allah sendiri. Kedua Yesus Kristus lahir berkarya,disiksa, disalibkan, mati, dikuburkan, bangkit pada hari yang ketiga dan naik ke Sorga sebagai penggenapan atas apa yang telah ditegaskan Allah serta dinubuatkan para Nabi sebelumnya. Ketiga Yesus Kristus bernubuat tentang rencana kedatangan-Nya yang kedua kali serta tanda-tanda zaman yang akan mendahului maupun menyertainya.
Nubuat atau Janji Tuhan Yesus ini kemudian menjadi landasan utama keyakinan umat Nasrani yang disebut dengan PENGHARAPAN. Artinya dari perspektif iman umat Nasrani, Nubuat yang disampaikan oleh orang-orang pilihan Allah tidak pernah menipu. Ia selalu tergenapi pada masanya, walaupun interval waktu antara orang bernubuat dan tergenapi tergadang sangat lama.
" Diatas batu ini saya meletakkan peradaban bangsa ini (orang asli papua), sekalipun orang lain memiliki kepandaian Tinggi Akal Budi dan ma'rifat, Tetapi Tidak Dapat Memimpin Bangsa ini. Bagsa ini Akan Bangkit dan memimpin dirinya sendiri ( pendeta I.S Kijine, 25 Oktober 1925 di Aitumeri Miei Wasior Manokwari Papua.
Penulis: Marinus Heluka
Sumber: Gwijangge, Ruben. Bangsa Papua akan bangkit dan Memimpin Dirinya sendiri, Papua barat, Penerbit Cenderawasihpress
Nubuat! kata ini tentu tidak asing bagi setiap orang ber-agama yang percaya kepada nabi dan meyakini akan adanya tuhan pencipta langit bumi serta segala isinya. Terutama akan adanya kehidupan lain setelah kehidupan di dunia masa kini, yang di dalamnya ada dua macam yaitu kerajaan sorga dan neraka.
Nubuat sendiri secara harafia berarti pesan atau Wahyu yang diturunkan Tuhan Allah kepada Nabi untuk disampaikan kepada umat manusia. Nabi secara awam adalah orang yang dipilih Tuhan Allah sang pencipta sebagai sarana-Nya untuk menyampaikan pesan supaya diketahui umat manusia, mengingatkan agar umat manusia lebih berhati-hati, menyampaikan peringatan atau teguran apabila umat manusia melakukan atau berbuah sesuatu yang tidak seharusnya mereka lakukan dan perbuat, larangan agar umat manusia tidak melakukan hal-hal tertentu, dan perintah yang harus dilakukan oleh umat manusia.
Dalam Agama Islam, kristen protestan dan katolik, Nabi dan Nubuat adalah dua unsur yang sangat diyakini dan dipercaya serta mempengaruhi keimanan mereka. Nabi dipercayai sebagai utusan Tuhan, dan apa disampaikannya untuk ditaati, dilaksanakan, dijauhi dan apa yang akan terjadi di masa mendatang diyakini sebagai Wahyu dari Allah. Secara khusus dalam agama kristen protestan, Nabi menempati salah satu dari Tiga Jabatan utama dalam dunia
Teologi: Raja imam dan Nabi. para nabi umumnya memiliki peran ganda yaitu men-nyatakan keadilah dan murka Allah, serta keselamatan, anugrah, dan Restorasi yang dijanjikan Allah bagi umat manusia melalui Mesias Nabi Amos dalam pasar 3 secara tegas menyatakan: Sungguh, tuhan allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya para nabi" (Amos 3:7). Kitab bilangan 23:19. Menegaskan Allah bukanlah manusia sehingga Ia berdusta, bukan anak manusia sehingga ia menyesal masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menempatinya? Nabi Yesaya juga Yesaya 46: 9-10. 46:9 menyatakan "ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purba kala bahwasanya aku lah Allah dan tidak ada yang lain, akulah Allah dan tidak ada yang seperti aku, yang memberitahukan dari mulainya hal yang kemudian dan dari zaman purba kala apa yang belum di terlaksana, yang berkata: keputusan-ku akan sampai, dan segala kehendak- ku akan kulaksanakan" yesaya 48:3,5. 48.3 firman Tuhan hal-hal yang terjadi di masa yang lampau telah ku beritahukan dari sejak dahulu, aku telah mengucapkannyadan telah menyebarkannya. Kemudian dengan sekonnyong konyong aku melaksanakannya juga dan semuanya itu sudah menjadi kenyataan 48:5 maka aku memberitahukannya kepadamu dari sejak dahulu; sebelum hal itu menjadi kenyataan, aku mengabarkannya kepadamu, supaya jangan engkau berkata: Berhalaku yang melakukannya, patung pahatanku dan patung tuanganku yang memerintahkannya". sedangkan Nubuat dalam perspektif kepercayaan umat Nasrani adalah pesan Tuhan yang dapat dipercayai dan karenanya menjadi landasan iman mereka. Menurut kitab suci, Nubuat adalah salah satu dari karunia Roh kudus (lihat 1 korintus 12:10) yang digunakan untuk membangun umat Allah. Dalam 1 kurintus 14, Rasul Paulus tidak membatasi Nubuat pada pengetahuan akan hal-hal yang akan datang, tetapi termasuk juga dorongan- dorongan Ilahi tentang sesuatu yang rahasia atau misteri yang sedang terjadi saat ini maupun saat nanti. Olehnya rasul Paulus dalam suratnya yang pertama kepada jemaat di Korintus menyarankan "Usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat" (1 korintus 14:1) Jadi "NABI" adalah "Jabatan" yang diberikan Allah kepada seseorang yang dipercaya untuk melakukan kehendak Allah dan "NUBUAT" adalah "Pesan" yang dipercayakan Allah kepada seorang Nabi untuk disampaikan kepada umat manusia. ada juga Nubuat-Nubuat palsu yang disebut Ramalan. Nubuat tidak sama dengan ramalan. perbedaannya, Nubuat tidak pernah menipu, tetapi ramalan bisa menipu. semua orang bisa meramalkan apa yang akan terjadi ke depan berdasarkan tafsir kondisi kekinian, tetapi tidak semua orang bisa bernubuat.
Nubuat walaupun dinubuatkan oleh orang yang berbeda di zaman yang berbeda tetapi tidak pernah bertentangan, melainkan saling meneguhkukan dan melengkapi. Sedangkan Ramalan bisa bertentangan, walaupun diramalkan dalam waktu yang sama berdasarkan tafsiran fenomena yang sama. Usia ramalan Berumur jagung, sedangkan Nubuat bisa berabad-abad bahkan bisa beribu-ribu tahun lamanya melampaui batas-batas generasi dan zaman. Artinya Nubuat mengandung nilai-nilai kekekalan sedangkan ramalan bersifat situasional dan tem-porer.
Alkitab sebagai buku kehidupan umat Nasrani jika dilihat dari konteks Nubuat, berisi Tiga bagian secara garis besa. Pertama, setelah manusia jatuh dalam Dosa di Taman Eden, Tuhan Allah menu buatkan akan memberikan Yesus Kristus sebagai anak perdamaian untuk menebus Dosa Manusia agar setiap orang yang menerima, percaya dan mengakui Yesus Kristus sebagai satu-satunya Jalan, kebenaran dan hidup yang kekal tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.
Rencana Allah atau Nubuat tentang Kelahiran Yesus Kristus ini ditegaskan Allah kepada Lucifer yang menyerupai Ular di taman Eden pasca Adam dan Hawa berhasil di tipunya (kejadian 3:15), dan terus menerus disampaikan oleh para Nabi yang dipilih Allah sendiri. Kedua Yesus Kristus lahir berkarya,disiksa, disalibkan, mati, dikuburkan, bangkit pada hari yang ketiga dan naik ke Sorga sebagai penggenapan atas apa yang telah ditegaskan Allah serta dinubuatkan para Nabi sebelumnya. Ketiga Yesus Kristus bernubuat tentang rencana kedatangan-Nya yang kedua kali serta tanda-tanda zaman yang akan mendahului maupun menyertainya.
Nubuat atau Janji Tuhan Yesus ini kemudian menjadi landasan utama keyakinan umat Nasrani yang disebut dengan PENGHARAPAN. Artinya dari perspektif iman umat Nasrani, Nubuat yang disampaikan oleh orang-orang pilihan Allah tidak pernah menipu. Ia selalu tergenapi pada masanya, walaupun interval waktu antara orang bernubuat dan tergenapi tergadang sangat lama.
" Diatas batu ini saya meletakkan peradaban bangsa ini (orang asli papua), sekalipun orang lain memiliki kepandaian Tinggi Akal Budi dan ma'rifat, Tetapi Tidak Dapat Memimpin Bangsa ini. Bagsa ini Akan Bangkit dan memimpin dirinya sendiri ( pendeta I.S Kijine, 25 Oktober 1925 di Aitumeri Miei Wasior Manokwari Papua.
Penulis: Marinus Heluka
Sumber: Gwijangge, Ruben. Bangsa Papua akan bangkit dan Memimpin Dirinya sendiri, Papua barat, Penerbit Cenderawasihpress
Nubuat! kata ini tentu tidak asing bagi setiap orang ber-agama yang percaya kepada nabi dan meyakini akan adanya tuhan pencipta langit bumi serta segala isinya. Terutama akan adanya kehidupan lain setelah kehidupan di dunia masa kini, yang di dalamnya ada dua macam yaitu kerajaan sorga dan neraka.
Nubuat sendiri secara harafia berarti pesan atau Wahyu yang diturunkan Tuhan Allah kepada Nabi untuk disampaikan kepada umat manusia. Nabi secara awam adalah orang yang dipilih Tuhan Allah sang pencipta sebagai sarana-Nya untuk menyampaikan pesan supaya diketahui umat manusia, mengingatkan agar umat manusia lebih berhati-hati, menyampaikan peringatan atau teguran apabila umat manusia melakukan atau berbuah sesuatu yang tidak seharusnya mereka lakukan dan perbuat, larangan agar umat manusia tidak melakukan hal-hal tertentu, dan perintah yang harus dilakukan oleh umat manusia.
Dalam Agama Islam, kristen protestan dan katolik, Nabi dan Nubuat adalah dua unsur yang sangat diyakini dan dipercaya serta mempengaruhi keimanan mereka. Nabi dipercayai sebagai utusan Tuhan, dan apa disampaikannya untuk ditaati, dilaksanakan, dijauhi dan apa yang akan terjadi di masa mendatang diyakini sebagai Wahyu dari Allah. Secara khusus dalam agama kristen protestan, Nabi menempati salah satu dari Tiga Jabatan utama dalam dunia
Teologi: Raja imam dan Nabi. para nabi umumnya memiliki peran ganda yaitu men-nyatakan keadilah dan murka Allah, serta keselamatan, anugrah, dan Restorasi yang dijanjikan Allah bagi umat manusia melalui Mesias Nabi Amos dalam pasar 3 secara tegas menyatakan: Sungguh, tuhan allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya para nabi" (Amos 3:7). Kitab bilangan 23:19. Menegaskan Allah bukanlah manusia sehingga Ia berdusta, bukan anak manusia sehingga ia menyesal masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menempatinya? Nabi Yesaya juga Yesaya 46: 9-10. 46:9 menyatakan "ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purba kala bahwasanya aku lah Allah dan tidak ada yang lain, akulah Allah dan tidak ada yang seperti aku, yang memberitahukan dari mulainya hal yang kemudian dan dari zaman purba kala apa yang belum di terlaksana, yang berkata: keputusan-ku akan sampai, dan segala kehendak- ku akan kulaksanakan" yesaya 48:3,5. 48.3 firman Tuhan hal-hal yang terjadi di masa yang lampau telah ku beritahukan dari sejak dahulu, aku telah mengucapkannyadan telah menyebarkannya. Kemudian dengan sekonnyong konyong aku melaksanakannya juga dan semuanya itu sudah menjadi kenyataan 48:5 maka aku memberitahukannya kepadamu dari sejak dahulu; sebelum hal itu menjadi kenyataan, aku mengabarkannya kepadamu, supaya jangan engkau berkata: Berhalaku yang melakukannya, patung pahatanku dan patung tuanganku yang memerintahkannya". sedangkan Nubuat dalam perspektif kepercayaan umat Nasrani adalah pesan Tuhan yang dapat dipercayai dan karenanya menjadi landasan iman mereka. Menurut kitab suci, Nubuat adalah salah satu dari karunia Roh kudus (lihat 1 korintus 12:10) yang digunakan untuk membangun umat Allah. Dalam 1 kurintus 14, Rasul Paulus tidak membatasi Nubuat pada pengetahuan akan hal-hal yang akan datang, tetapi termasuk juga dorongan- dorongan Ilahi tentang sesuatu yang rahasia atau misteri yang sedang terjadi saat ini maupun saat nanti. Olehnya rasul Paulus dalam suratnya yang pertama kepada jemaat di Korintus menyarankan "Usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat" (1 korintus 14:1) Jadi "NABI" adalah "Jabatan" yang diberikan Allah kepada seseorang yang dipercaya untuk melakukan kehendak Allah dan "NUBUAT" adalah "Pesan" yang dipercayakan Allah kepada seorang Nabi untuk disampaikan kepada umat manusia. ada juga Nubuat-Nubuat palsu yang disebut Ramalan. Nubuat tidak sama dengan ramalan. perbedaannya, Nubuat tidak pernah menipu, tetapi ramalan bisa menipu. semua orang bisa meramalkan apa yang akan terjadi ke depan berdasarkan tafsir kondisi kekinian, tetapi tidak semua orang bisa bernubuat.
Nubuat walaupun dinubuatkan oleh orang yang berbeda di zaman yang berbeda tetapi tidak pernah bertentangan, melainkan saling meneguhkukan dan melengkapi. Sedangkan Ramalan bisa bertentangan, walaupun diramalkan dalam waktu yang sama berdasarkan tafsiran fenomena yang sama. Usia ramalan Berumur jagung, sedangkan Nubuat bisa berabad-abad bahkan bisa beribu-ribu tahun lamanya melampaui batas-batas generasi dan zaman. Artinya Nubuat mengandung nilai-nilai kekekalan sedangkan ramalan bersifat situasional dan tem-porer.
Alkitab sebagai buku kehidupan umat Nasrani jika dilihat dari konteks Nubuat, berisi Tiga bagian secara garis besa. Pertama, setelah manusia jatuh dalam Dosa di Taman Eden, Tuhan Allah menu buatkan akan memberikan Yesus Kristus sebagai anak perdamaian untuk menebus Dosa Manusia agar setiap orang yang menerima, percaya dan mengakui Yesus Kristus sebagai satu-satunya Jalan, kebenaran dan hidup yang kekal tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.
Rencana Allah atau Nubuat tentang Kelahiran Yesus Kristus ini ditegaskan Allah kepada Lucifer yang menyerupai Ular di taman Eden pasca Adam dan Hawa berhasil di tipunya (kejadian 3:15), dan terus menerus disampaikan oleh para Nabi yang dipilih Allah sendiri. Kedua Yesus Kristus lahir berkarya,disiksa, disalibkan, mati, dikuburkan, bangkit pada hari yang ketiga dan naik ke Sorga sebagai penggenapan atas apa yang telah ditegaskan Allah serta dinubuatkan para Nabi sebelumnya. Ketiga Yesus Kristus bernubuat tentang rencana kedatangan-Nya yang kedua kali serta tanda-tanda zaman yang akan mendahului maupun menyertainya.
Nubuat atau Janji Tuhan Yesus ini kemudian menjadi landasan utama keyakinan umat Nasrani yang disebut dengan PENGHARAPAN. Artinya dari perspektif iman umat Nasrani, Nubuat yang disampaikan oleh orang-orang pilihan Allah tidak pernah menipu. Ia selalu tergenapi pada masanya, walaupun interval waktu antara orang bernubuat dan tergenapi tergadang sangat lama.
" Diatas batu ini saya meletakkan peradaban bangsa ini (orang asli papua), sekalipun orang lain memiliki kepandaian Tinggi Akal Budi dan ma'rifat, Tetapi Tidak Dapat Memimpin Bangsa ini. Bagsa ini Akan Bangkit dan memimpin dirinya sendiri ( pendeta I.S Kijine, 25 Oktober 1925 di Aitumeri Miei Wasior Manokwari Papua.
Penulis: Marinus Heluka
Sumber: Gwijangge, Ruben. Bangsa Papua akan bangkit dan Memimpin Dirinya sendiri, Papua barat, Penerbit Cenderawasihpress

Komentar
Posting Komentar