Hentikan Diskriminasi Rasial terhadap Orang Papua Ras Melanesia.!






Sejarah Rasisme terhadap orang Papua sangatlah Panjang, mulai dari tahun 1960-an sampai sekarang. Secara masif dilontorkan oleh oknum-oknum tertentu yang merasa dirinya lebih superior ketimbang Orang Papua. Dalam konteks teologi bahwa Tuhan menciptakan manusia sesuai dengan gambar dan rupanya. maka manusia adalah makhluk yang mulia sehingga saling gotong royong tanpa memandang suku, agama, dan budaya sebab kita ketahui bahwa bangsa Indonesia negara plural dan heterogen. Namun kini nilai-nilai  kebersamaan dan kesatuan sangat minim sebab suku atau etnis lainnya merasa dirinya hebat, beradap, dan bermartabat, sehingga arogansi terhadap  orang Papua sangat menonjol dengan narasi rasismenya. Maka orang Papua ras Melanesia harus sadar, bangkit, bersatu. Dan lawan dengan cara yang bermartabat. Jika orang Papua tidak bersatu masih mempertahankan sukuisme, margaisme dan individualisme. Maka orang luar dengan mudah merusak tatanan hidup orang Papua, dan secara perlahan menguasai semua lini khususnya di Papua, maka bersatulah!.

Penulis: Marinus Heluka

Ketua Himpunan Mahasiswa Papua (HIMAPA) Banda Aceh.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELANTIKAN BADAN PENGURUS HARIAN (BPH) HIMPUNAN MAHASISWA PAPUA-ACEH, PERIODE 2019/2020, KOTA STUDI PROVINSI ACEH.

Bangsa Papua: Mengucapkan selamat memperingati HUT RI yang ke 76 tahun.