Postingan

GENERASI PAPUA KEHILANGAN KESADARAN NILAI-NILAI BUDAYA

Gambar
" Marinus Heluka, Mahasiswa Ilmu Sejarah" Sejak dulunya Pulau Papua dihuni oleh orang Papua  ras melanesia dan memegang teguh pada budaya,adat istiadat,agama,dan bahasa sebagai landasan filosofis Identitas orang asli Papua.  Maka orang tua terutama ayah sebagai guru pertama dalam keluarga sehingga menanamkan sejarah  daerah kepada anak, agar anak tersebut tahu dan sadar akan nilai-nilai, adat istiadat dan sejarah budaya sebagai pedoman hidup.  Sebab terkadang ayah tidak memberikan pemahaman dan mengharapkan guru saja di sekolah-sekolah formal sehingga regenerasi Papua sekarang kehilangan kesadaran dan identitas diri yang sebenarnya, sebab sejarah daerah-daerah Papua yang sejatinya tidak masukan dalam kurikulum pendidikan Nasional, sehingga guru tidak mengajarkan sejarah orang asli Papua yang sebenarnya. Sebab regenerasi Papua didoktrin dengan sejarah daerah Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera.  Seperti menghafal nama-nama raja, Pahlawan, lagu kebangsaan dan...

Hentikan Diskriminasi Rasial terhadap Orang Papua Ras Melanesia.!

Gambar
Sejarah Rasisme terhadap orang Papua sangatlah Panjang, mulai dari tahun 1960-an sampai sekarang. Secara masif dilontorkan oleh oknum-oknum tertentu yang merasa dirinya lebih superior ketimbang Orang Papua. Dalam konteks teologi bahwa Tuhan menciptakan manusia sesuai dengan gambar dan rupanya. maka manusia adalah makhluk yang mulia sehingga saling gotong royong tanpa memandang suku, agama, dan budaya sebab kita ketahui bahwa bangsa Indonesia negara plural dan heterogen. Namun kini nilai-nilai  kebersamaan dan kesatuan sangat minim sebab suku atau etnis lainnya merasa dirinya hebat, beradap, dan bermartabat, sehingga arogansi terhadap  orang Papua sangat menonjol dengan narasi rasismenya. Maka orang Papua ras Melanesia harus sadar, bangkit, bersatu. Dan lawan dengan cara yang bermartabat. Jika orang Papua tidak bersatu masih mempertahankan sukuisme, margaisme dan individualisme. Maka orang luar dengan mudah merusak tatanan hidup orang Papua, dan secara perlahan menguasai semua ...

Segala Sesuatu Dimulai dari Keluarga

Gambar
                                                   foto: marinus Heluka doc Pribadi Sebagian besar tubuh Kristus hari-hari ini kehilangan sesuatu yang sangat penting! Apa yang begitu penting yang diajarkan di dalam Firman Tuhan yang kita telah kehilangan hari-hari ini? Berkat dari Bapa. Ada kuasa supranatural yang tersembunyi dan terkandung di dalam sebuah berkat yang di ucapkan. Melalui beberapa sumber yang penulis baca baik di gereja maupun komunitas. Entah itu orang muda, orang tua, laki-laki maupun perempun, pelayan Tuhan maupun hamba Tuhan, penulis telah menemukan sedikit sekali orang yang pernah menerima berkat dari ayah melalui ayah duniawi mereka. Berkat ayah begitu penting tetapi jarang dialami oleh orang percaya, meskipun berkat bapa i...

Himpunan Mahasiswa Papua Aceh (HIMAPA) melaksanakan Refreshing dan perpisahan bersama kk Dessy Farwas, Mahasiswi Papua Alumni Kedokteran, Universitas Syiah Kuala.

Gambar
                             foto bersama usai kegiatan    Banda Aceh, Mahasiswa Papua yang terhimpun dalam organisasi, Himpunan Mahasiswa Papua Aceh (HIMAPA), menyelenggarakan kegiatan refreshing dan Perpisahan. Bersama Dessy Farwas Mahasiswi Papua Alumni fakultas Kedokteran, Jurusan Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala, bertempat di Pantai Lampuuk (25/11).       Mahasiswa/i  afirmasi Papua pertama kali datang ke Aceh. Pada tahun 2012, salah satu diantaranya adalah Kk  Dessy Farwas yang kini meyelesaikan sarjana Pendidikan Dokter.      Acara refreshing dan perpisahan berjalan dengan efektif dan efesien karena atas kerjasama yang baik, dalam acara perpisahan berlangsung dr.Dessy Farwas yang biasa disapa kk Dessy, menyampaikan pesan dan kesan buat Mahasiswa Papua yang masih aktif di bangku perkuliahan bahwa tetap semangat dan fokus pada tujuan utama yakni Pend...

MOHON ADVOKASI, TELAH KEHILANGAN KEDUA PUTRA DARI SUKU NGALIK KABUPATEN YAHUKIMO, DI KOTA JAYAPURA

Gambar
  Gambar, Yones Giban Kanan dan Asman Heluka kiri.      Pada tanggal 1 Oktober sampai 5 oktober 2020 telah kehilangan kedua putra dari suku Ngalik Kabupaten Yahukimo, atas nama Yones Giban dan Asman Heluka, berdomisili di Kota Jayapura tepatnya Abe Pantai. Info dari keluarga bahwa sampai sekarang belum menemukan keberadaan mereka, oleh sebab itu maka keluarga meminta kepada seluruh elemen masyarakat,Pemuda,Mahasiswa dan media agar memohon untuk advokasinya. Dan bagi saudara/i yang telah menemukan keberadaan kedua putra, segera melaporkan ke pihak berwajib atau keluarga terdekat. Berikut nomor tlp/WhastApp keluarga yang bisa di hubungi. (082399268504). Bantuan saudara/i sangat berarti bagi keluarga yang mencarinya. Oleh: Marinus Heluka Ketua HIMAPA Aceh.

LOGO RESMI HIMPUNANAN MAHASISWA PAPUA ACEH 2020

Gambar
 Filosofi Logo HIMAPA 1. BURUNG CENDERAWASIH     Melambangkan fauna Papua simbol keindahan dan keanegarakam Mahasiswa Papua 2. RENCONG    Melambangkan kedudukan HIMAPA di kota Banda Aceh. 3. BUKU     Melambangkan status mahasiswa sebagai agen perubahan yang kini belajar di Kota Banda Aceh Himpunan mahasiswa papua (HIMAPA) Kota Banda Aceh, merupakan sebuah organisasi yang didirikan tahun 2012 oleh mahaiswa papua angkatan pertama 2012, guna untuk menampung aspirasi seluruh mahasiwa Papua baik internal maupun eksternal,

SURAT TERBUKA UNTUK GUBERNUR, BUPATI, DAN DPRD PROVINSI PAPUA

Gambar
                                       Foto marinus heluka Salam Sejahtera, Bapak-bapak yang saya hormati, Gubernur Provinsi Papua,para Bupati, dan segenap DPRD di Provinsi Papua. Saya orang biasa, sebagai orang biasa yang mengharapkan negeri ini menghindari dari Virus Corona yang sedang menyebar di seluruh Indonesia dan lebih khususnya Provinsi Papua. Tentu saya berharap kepada bapak-bapak semua untuk mengambil suatu kebijakan yang bijak guna mengantisipasi Virus Corona. Pada kesempatan ini, izinkanlah saya untuk menyampaikan beberapa pandangan terkait dengan Virus  Corona. bahwa Saya sebagai Putra daerah OAP jelih melihat Virus Corona yang tersebar di seluruh Dunia, Indonesia dan Papua. maka untuk menghindari Virus Corona, dalam hal ini para petinggi-petinggi Papua mengambil  langkah-langkah yang terbaik demi kenyamanan bersama. Pertama , Saya ingin menyampaikan Kepa...